Kamis, 17 Maret 2011

Mendadak SKRIPSI????

"Semester berapa mbak??" - inilah pertanyaan yang berat dan enggan kujawab saat ini, sepertinya semua maba ( mahasiswa basi_semester akhir,red) juga akan mengalaminya. Dan biasanya kujawab kalem plus sedikit malu2 : " semester 8".... hohoho

Waktu memang terus berputar namun terkadang putarannya terasa begitu cepat. Sudah hampir 4 tahun rupanya aku merantau ke Yogyakarta-memang istimewa. Menimba ilmu di Jurusan Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM tercinta. Rasanya baru kemarin aku euphoria jadi maba anak Teknik UGM ( hem, gaya, sok ngerasa muda terus pengennya J). Kini dengan segala daya dan upaya, serta perjuangan ekstra dalam beradaptasi dengan ilmu2 yang diberikan dan lingkungan akademis nya aku mampu bertahan hingga semester 8 ( DELAPAN, bo!).  Standing ovation 4 me, hehehe…. *lebay

Semester 8 sudah kujalani hampir satu bulan, terasa sekali perbedaannnya dari semester2 sebelumnya. Mulai sibuk dengan misinya masing2, ada yang sibuk skripsi, sibuk kuliah, Kerja Praktek, siap2 KKN, sibuk cari pacar, sibuk cari pendamping wisuda, ooops! *topic sensitive bagi maba seangkatan kami (angkatan 2007) yang single, semangat kawan :p

Aku pun sibuk dengan urusan skripsi alias TA alias skripsong mengenai pembuatan peta risiko banjir lahar dingin dengan analisis raster. Sibuk menyusun proposal, menemui eh berburu dosen pembimbing skripsi untuk konsultasi dan meminta benda sakti bernama “tandatangan”. Dan siang ini adalah batas akhir penyerahan usulan skripsi yang telah disetujui dan dibubuhi ttd dosen pembimbing di bagian pengajaran.

Setelah beberapa kali konsultasi dengan hasil coretan2 indah dan heboh di usulan yang telah kususun dengan baik (hanya perasaanku saja) akhirnya siang ini aku dan teman2 seperjuangan mau tidak mau harus kembali berburu DPS (dosen pembimbing skripsi,red) demi mendapatkan acc tandatangan. Kebetulan beliau hari ini ditunjuk sebagai salah seorang pembicara dalam seminar tingkat ASEAN di No*otel, Yogyakarta. Tepat saat jam makan siang, jam 12.30, waktu yang ditentukan oleh Pak Dosen untuk konsultasi. Dengan perut krucuk2 karena lembur revisi sampai belum sempat sarapan dan panas matahari yeng menusuk-nusuk aku, Ara, dan Rindi tancap gas (motor) menyusul beliau.

Setelah menunggu sekitar setengah jam, akhirnya beliau menemui kami di lobby hotel. Usulan proposal kami diteliti satu per satu. Cenat cenut rasanya. Aku mendapat koreksi di bagian Landasan Teori karena sumber yang kurang relevan, tapi untung beliung beliau tetap memberikan acc tandatangan di halaman cover ku. Demikian pula teman2ku. Ahhh lega, perjuangan kami tidak sia-sia. Ssssssttttt, apalagi beliau tampak sangat rapi dan tampan dengan stelan jas plus senyum nya yang sudah beberapa hari ini jarang kami lihat (sepertinya kemarin sedang sangat sibuk dan banyak pikiran jadi senyumnya hilang :p). Kami pun segera mencopy usulan menjadi 3 eksemplar dan mengumpulkannya di bagian pengajaran. Artinya misi pertama : selesai!! Yeyeyeye J

Itulah sekelumit perjuangan skripsi ku. Hey ini baru awal, baru usulan lho, perjuangan dan tantangan berikutnya pasti akan lebih dahsyat lagi…. Hahahahahikshiks *ketawa pasrah terus nangis bombay

Last but not least, Ya Allah berikanlah hambamu kekuatan, kemudahan, kelancaran, dan keberhasilan dalam skripsi hamba… amin amin ya rabbal alamin….

Never give up, disty!!

2 komentar:

  1. wogh...skripsi ya...moga 1 taun lagi bisa nyusul...Amin....
    maksude skripsimu opo mba..?
    ming gawe peta analisis bencana lahar dingin...
    ato bikin peta buat antisisapi lahar dingin selanjutnya...CMIIW....

    BalasHapus
  2. amin..
    peta nya bisa di aplikasikan sbg dasar perencanaan rehabilitasi maupun mitigasi bencana :)

    doakan lancar ya...

    BalasHapus